- A pa yang firman Tuhan katakan kepada saya?
- B agaimana saya dengan firman Tuhan itu?
- C atat komitmen saya terhadap firman Tuhan itu!
- D oakan komitmen saya itu!
Thursday, 20 August 2026
DUKACITA SEJATI
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. (Matius 5:4)
Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya bahwa berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Kata berdukacita di sini bukan sekedar perasaan sedih karena masalah yang sedang dihadapi dan itu membuat berdukacita. Tetapi kata “berdukacita” di sini mempunyai arti, pertama, berdukacita ketika kita gagal mentaati perintah dan kehendak Tuhan. Berdukacita ketika kita melakukan perbuatan yang melanggar firman Tuhan. Itulah yang disebut sebagai dukacita sejati. Karena masih ada orang-orang Kristen yang tidak berdukacita ketika mereka melakukan perbuatan dosa.
Mereka tidak menyesal dan menganggap biasa saja ketika mereka melanggar firman Tuhan. Akan tetapi kepada orang-orang yang berdukacita karena mereka telah gagal mentaati perintah Tuhan, Yesus menyebut mereka sebagai orang-orang yang berbahagia. Mengapa? Karena mereka akan dihibur, artinya mereka akan mengalami pemulihan. Dan arti yang kedua adalah berdukacita ketika kita melihat orang-orang yang ada di sekitar kita hidup melakukan dosa. Karena ada juga orang-orang Kristen yang tidak peduli dengan orang-orang yang ada di sekitarnya hidup dalam dosa. Akan tetapi jika kita mempraktekkan sikap dukacita sejati ini, maka itu akan menggerakkan hati kita untuk menaikkan doa syafaat kepada Tuhan bagi pemulihan orang-orang tersebut.
Refleksi Diri:
Pengakuan Iman:
TUHAN MENOLONG SAYA DALAM MENUMBUHKAN DAN MEMPRAKTEKKAN SIKAP DUKACITA SEJATI DI DALAM KEHIDUPAN SAYA
Bacaan Alkitab:
1 Raja-raja 2 & Lukas 12